3 Kelompok Manusia (Karakter Dasar)

Manusia adalah makhluk yang memiliki 2 unsur yang berbeda. Disatu sisi Tuhan mengatakan, bahwa manusia itu makhluk yang lemah, tapi dissatu sisi manusia mendapatkan tugas yang sangat mulia (menjadi khalifah). Kok bisa-bisanya Tuhan menugaskan makhluk kecil yang gak punya apa-apa ini? Apakah Tuhan salah? Maha Suci Allah atas segala sesuatu.

Ternyata, Tuhan itu Maha Kritis, Dia tak mungkin menghina manusia dengan sebutan bodoh bila manusia itu menggunakan akalnya untuk berfikir, mengkaji, tadabbur. Seperti halnya Tuhan tak mungkin menyebut manusia sebagai kaum yang fasik dan bakhil. Lebih ditelusuri lagi, manusia adalah sebutan umum, sedangkan manusia sendiri terbagi menjadi 3 kelompok.

Pertama, Kelompok yang beriman.

Manusia beriman adalah manusia yang simpel, ketika ada tugas dari Tuhan, mereka cuma berkata 2 kata, sami’na wa atho’na (didengarkan dan dikerjakan). Simpel bukan? Makanya di ayat Al-Baqarah dijelaskan cuma 5 ayat. Ciri-cirinya sebagai berikut:

  • Gak ada keraguan terhadap SOPF Tuhan. sedikitpun, secuilpun. titik
  • Fokus terhadap tugas, bukan hasil. Inilah yang menjadikan mereka produktif!
  • Rutin melaporkan tugasnya serta berdiskusi dengan Tuhan (shalat)
  • Menjalankan amanah baik berupa harta maupun tenaga untuk kepentingan umat
  • Mempercayai sejarah untuk dijadikan contoh dan mempercayai tempat akhir

Kelompok manusia seperti inilah yang selalu disanjung oleh Allah dengan sebutan yang mesra dan firman yang halus.

Kedua, Kelompok yang Super Bandel

Kelompok ini kebalikan dari yang pertama, saking bandelnya, di Al-Baqarah di awal halaman hanya 2 ayat saja menjelaskannya. Mereka adalah manusia yang dikasih nasihat atau tidak, kelakuannya tetap sombong, congkak, bakhil, dan bermacam-macam keburukan ada dimanusia seperti ini.

Kenapa bisa begitu? sebab hatinya sudah ditutup dan dikunci, walaupun otaknya masih terbuka. Makanya manusia model begini lebih banyak dapat kenikmatan didunia, bisa dikatakan istidraj (dicampakan Tuhan dengan memberikan nikmat yang besar). Berbeda dengan manusia pertama, nikmatnya selalu besar akibat bersyukur terus menerus.

Ketiga, Kelompok manusia yang PlinPlan *Gak jelas”

Manusia pertama dan kedua sudah seperti dua kutub yang berbeda, sangat jelas perbedaannya. Kelompok yang satu ini justru lebih buruk daripada manusia kedua. Penjelasannya pun sangat panjang sekali di Al-Baqarah.

Bahkan oleh Tuhan manusia model begini dikasih perumpamannya, ibarat mereka jalan dilorong yang gelap, kemudian mereka diberikan obor sebagai alat penerang, eh saat diperjalanan obornya dimatikan sendiri. Cotoh lainnya, Anda diberikan uang 100 juta cash asli dan halal, kemudian Anda bakar uangnya. Disebut apa orang seperti ini? hehe (hanya contoh)

Lalu apa hubungannya 3 Manusia diatas dengan sebuah bisnis?

Sekali lagi, bisnis adalah bagian dari tugas khalifah yang komplit, ketat, dan memiliki prosedur yang lengkap, bahkan Tuhan memberikan contohnya sekaligus. manusia mulia Nabi Muhammad shollu ‘alaihi wassalam.

Dengan mengetahui kriteria 3 manusia diatas, kita akan bisa membedakan dan menilai serta menjadi acuan bagi kita semua, apakah kita sudah menjalankan tugas khalifah ini dengan sebaik-baiknya. Bila kita masih menjadi manusia kedua dan ketiga, segera berubah, berusaha berubah sekuat tenaga. Karena perubahan tanpa pengorbanan adalah sia-sia.

Oleh sebab itulah, nantikan update mengenai sifat dan karakter manusia dalam menjalankan bisnis beserta solusi menyelesaikannya. Semoga bermanfaat, minal aidzin wal faidzin. Taqobbalallahu minna waminkum.

Salam Kaya tapi Taqwa | wiyoko corporation



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *